Berita

Puan Maharani/Net

Politik

Puan Maharani Belum Tersentuh, KPK Akan Kembali Didatangi Pendemo

KAMIS, 31 MEI 2018 | 02:24 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Desakan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa dan menangkap Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani terus disuarakan.

Politisi utama PDIP Puan Maharani bersama rekan separtainya Pramono Anung oleh terpidana kasus KTP elektronik Setya Novanto disebut keciprat duit haram KTP-el.

Kesaksian Novanto pada persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (22/3), Puan dan Pramono masing-masing mendapatkan uang sebesar 500 ribu dolar AS dari proyek KTP-el.


Karena Puan belum tersentuh, massa mahasiswa kembali menggelar unjuk rasa di depan Gedung KPK, Jakarta, Kamis sore (31/5). Kali ini aksi akan dimotori Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Koordinator aksi GMNI Sandri Rumanama mengatakan, aksi akan dimulai pukul 15.30 WIB hingga selesai.

"Titik kumpul kampus UKI Cawang. Titik aksi depan Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan," ujar Sandri Rumanama mengabarkan.

Aksi serupa juga pernah digelar oleh Jaringan Mahasiswa Indonesia. Mereka menuntut KPK berani jujur dan transparan dalam menuntaskan kasus KTP-el. Mereka juga meminta Presiden Joko Widodo mencopot Puan dan Pramono dari jabatan Menko PMK dan Sekretaris Kabinet. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya