Berita

Foto:Humas MPR

Zulkifli Hasan: Yang Mau Ganti Presiden Boleh, Yang Lanjut Juga Boleh

SELASA, 29 MEI 2018 | 03:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan demokrasi dipilih oleh bangsa Indonesia sebagai salah satu sarana dalam berpolitik. Dalam demokrasi, rutin dilaksanakan Pemilu ada Pilkada, Pileg dan Pilpres.

Pemilu lima tahunan disebut oleh Zulkifli yang juga ketua umum PAN itu sebagai proses yang biasa.

"Semangat boleh, berantem tak boleh. Yang mau ganti presiden boleh, yang mau lanjut juga boleh," tambahnya.


Demikian disampaikan Zulkifli saat memberi tausiyah saat buka puasa bersama dengan Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) di Jakarta, Senin (28/5).

Menurut Zulkifli, meski berbeda politik dan pilihan namun harus tetap menggaungkan persatuan bangsa.

Dalam situasi politik yang dinamis bahkan cenderung panas, dia mengajak kepada IARMI untuk ikut menjadi pelopor persatuan. Dirinya yakin alumni Menwa mampu menjaga bangsa dan negara sebab semasa Menwa sudah dilatih bela negara.

"Alumni Menwa kemampuan bela negaranya di atas rata-rata," paparnya.

Terkait tahun politik, Zulkifli di hadapan ratusan alumni Menwa itu mengharap agar aparat penegak hukum dan pemerintah berlaku adil dan profesional.

"Kita meminta yang demikian. Hukum buat semua. Jangan satu diberi hukum sedang yang lain tidak. Hukum itu harus adil," ujarnya.

Ketidakadilan dicontohkan, Kementerian Agama membuat blunder dengan mengeluarkan 200 penceramah yang terekomendasi.

"Ulama kita itu ribuan, lha yang lain nanti kan marah," sebut Zulkifli. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya