Berita

Foto:Repro

Nusantara

Jurnalis Ryan Rahman Korban Aksi Teror Pekanbaru Didoakan Cepat Pulih

SENIN, 21 MEI 2018 | 08:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Puluhan jurnalis dari berbagai media massa menggelar aksi simpatik, doa bersama, pembacaan puisi dan salat gaib bersama di depan kantor Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu malam (20/5).

Mereka memberikan dukungan pada keluarga korban terorisme di berbagai daerah terutama pada korban luka Ryan Rahman jurnalis salah satu media televisi nasional di Pekanbaru, Riau.

Koordinator Aksi Solidaritas Untuk Jurnalis Korban Teror Pekanbaru (Solinas-KTP) Iskandar mengatakan, terorisme adalah musuh semua agama, musuh kemanusiaan dan musuh peradaban.


Para pelaku teror dengan alasan apapun, motif apapun adalah tindakan di luar perikemanusian. Tidak ada satu pun ajaran agama yang membenarkan tindakan teror, membunuh orang tidak berdosa yang tak ada kaitan dengan konflik dan perang di dunia internasional.

"Sebagai jurnalis yang merupakan bagian dari warga negara serta tiang keempat demokrasi. Kami mengecam keras, mengutuk tindakan para pelaku teror yang telah menebar ketakutan, membunuh tanpa kenal ampun di berbagai wilayah di Indonesia, terutama korban saudara seperjuangan kami Ryan Rahman, wartawan tvOne di Pekanbaru pada 16 Mei 2018 lalu," ujar Iskandar dalam keterangannya pagi ini.

Mereka menyampaikan pesan kepada para teroris bahwa jurnalis sebagai bagian rakyat Indonesia, tidak takut akan tindakan teror.

"Kami tidak akan berhenti, takut dan akan terus menyiarkan berita kepada publik bahwa tindakan kalian para teroris adalah tindakan biadab, musuh semua rakyat, musuh kemanusiaan, apapun latar belakang dan agamanya," terang Iskandar.

Aksi simpatik pembakaran lilin, pembacaan puisi, doa dan dukungan pada jurnalis Ryan Rahman dari Solidaritas Untuk Jurnalis Korban Teror Pekanbaru (Solinas-KTP) menyampaikan sikap.

Pertama, awak media atau jurnalis agar tidak takut untuk terus memberitakan tindakan teror sebagai musuh semua agama, musuh kemanusiaan dan musuh peradaban.

Kedua, memberi dukungan penuh pada Ryan Rahman agar segera pulih kembali dan terus berkiprah sebagai jurnalis. Ketiga, mendesak aparat keamanan agar segera membasmi para pelaku teror sampai ke akar-akarnya. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya