Berita

Foto:Repro

Politik

Netizen Unggulkan Jokowi-Puan Vs Prabowo-Aher

JUMAT, 18 MEI 2018 | 09:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Awal Agustus tahun ini pasangan calon presiden dan wakil presiden (Capres-Cawapres) Pilpres 2019 akan mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hingga saat ini, baru dua nama yang disebut-sebut akan bertarung di pilpres mendatang, yaitu petahana Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Parabowo Subianto.

Jokowi dan Prabowo adalah "stok" lama yang sudah pernah bersaing di Pilpres 2014.


Yang jadi sorotan pada Pilpres 2019 adalah, siapa Cawapres baik untuk Jokowi dan Prabowo.

Akun twitter Indonesia Netizen Polling @indonetpolling melakukan penjajakan siapa sosok yang pas dan cocok mendampingi Jokowi dan Prabowo.

Untuk Jokowi, dari empat nama yang dipolling, politisi senior PDIP Puan Maharani yang paling banyak dipilih netizen yaitu 64 persen. Dalam polling ini ada 968 pemilih.

Selanjutnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (15 persen), Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (14 persen) dan Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy (7 persen).

Dan untuk Cawapres pendamping Prabowo, politisi PKS yang juga Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) yang dinilai warganet lebih pas berduet dengan mantan Danjen Kopassus itu.

Dari 1.138 pemilih, Aher dijagokan 38 persen. Selanjutnya, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra (34 persen), mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo (20 persen), dan politisi muda Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (8 persen).

Indonesia Netizen Polling membuat dan mereetwet polling apa saja. Dan hasilnya apa adanya dengan sistem twitter, tidak bisa jadi acuan, tergantung peserta.

Dan seperti yang awam diketahui, penjajakan lewat media sosial termasuk twitter tidak menggunakan metode ilmiah. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya