Berita

Foto:Repro

Nusantara

Serikat Pekerja Tolak PHK Sepihak 81 Karyawan RS PT Vale

KAMIS, 17 MEI 2018 | 10:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. PT Vale Indonesia yang merupakan perusahaan tambang terbesar keempat dunia akan melakukan PHK sepihak terhadap 81 karyawan yang bekerja di Rumah Sakit PT Vale di daerah Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Serikat Pekerja KEP Unit kerja PT Vale mendesak pimpinan PT Vale untuk melakukan audiensi bersama pekerja RS itu.

Desakan itu tertuang di dalam surat bernomor 035/B/SP/SP-KEP/PUK.VI/V/ 2018 tertanggal 11 Mei 2018 berkenaan dengan kebijakan PHK sepihak yang akan diterapkan terhadap pekerja RS. Surat tersebut juga ditembuskan ke Bupati, DPRD, Dinas Transnakering Kabupaten Luwu Timur.


"Kami meminta kepada manajemen PT Vale Indonesia untuk tidak melakukan tindakan PHK terhadap karyawan RS, dan jika itu mereka lakukan maka SP-KEP dalam hal ini sebagai wakil serikat dari karyawan RS akan melawan dan melakukan upaya-upaya termasuk upaya hukum," tegas Ketua SP-KEP PUK PT Vale Indonesia Hasbi Bidol dalam keterangannya, Kamis (17/5).

Sementara itu, Kabid Humas SP-KEP PUK PT Vale Dheny Arif mengaku dirinya sudah menyurati Bupati, DPRD dan dinas terkait untuk segera dilakukannya pertemuan dengan Presiden Direktur PT Vale Niko Kanter dan perwakilan serikat pekerja.

"Kami berharap manajemen PT VI tidak egois dalam mengambil keputusan, dan lebih mementingkan hak karyawan RS. Kami serikat pekerja akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas," pungkas Dheny Arif. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya