Berita

Pertahanan

Moeldoko: Stop Sebarkan Aksi Teror Hoax

SENIN, 14 MEI 2018 | 15:18 WIB | LAPORAN:

. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menyesalkan penyebarluasan informasi bohong terkait adanya ledakan bom di beberapa tempat. Padahal di tempat tersebut tidak ada bom yang diledakan oleh para teroris.

Informasi tersebut justru menurut dia bakal menimbulkan kegaduhan baru. Karenanya, dia menghimbau kepada semua pihak untuk tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi kebenarannya.

"Kepada semua pihak untuk tidak menyebarkan hoax, isu-isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Karena justru akan menimbulkan kegaduhan yang tidak perlu," katanya saat ditemui di Menara 165, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (14/5).


Terkait adanya banyak informasi yang disebarkan padahal kebenarannya masih dipertanyakan, Moeldoko pun meminta untuk tidak lagi dikembangkan. Jika tidak, akan diberikan sanksi tegas.

"Ini tolong tidak dikembangkan, karena justru sekali lagi akan membawa situasi yang tidak baik. Kepada mereka-mereka yang tidak bisa ngerem maka akan diberikan yang tegas karena melanggar UU (ITE)," tegasnya.

Di tengah terjadinya teror bom Surabaya dan Sidoarjo, di media sosial banyak berdar informasi teror di berbagai tempat lain. Informasi itu dipastikan hoax. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya