Berita

Pertahanan

Satu Napi Teroris Dengan Luka Tembak Dirawat Di RS Polri

KAMIS, 10 MEI 2018 | 17:50 WIB | LAPORAN:

Salah satu narapidana yang terlibat kerusuhan di rumah tahanan cabang Salemba di Kompleks Mako Brimob, sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur.

"Iya, napi dirawat di tahanan. Namanya Abu Afif," ujar  Kepala Instalasi Forensik RS Polri, Kombes Pol Edi Purnomo, ketika dihubungi wartawan, Kamis (10/5).

Edi menjelaskan, Abu Afif adalah salah satu napi yang menyerang petugas polisi di Mako Brimob selama penyanderaan sejak Selasa (8/5). Ia mengalami luka tembak, tetapi Kombes Edi tidak menjelaskan dari mana asal luka tersebut.


"Luka tembak di bagian bahu kiri," jawabnya singkat.

Tadi pagi, wartawan menyaksikan seseorang dipindahkan dari Instalasi Gawat Darurat ke ruang perawatan RS Polri dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Ia dipindahkan dengan kursi roda, wajahnya tertutup masker dan badannya ditutup selimut hijau.

Sejauh ini, garis polisi masih terpasang pada jalan akses menuju kamar jenazah dan sekitar Instalasi Gawat Darurat RS Polri.

Penyanderaan yang berlangsung 36 jam di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, menewaskan lima aparat kepolisian dan satu orang terpidana teroris atas nama Beni Samsu Trisno alias Abu Ibrahim.

Lima anggota Polri yang gugur dalam kerusuhan Mako Brimob sudah diserahkan kepada keluarga. Sementara jenazah Abu Ibrahim masih berada di ruang instalasi forensik RS Polri.

Lima anggota Polri yang gugur adalah Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Rospuji Siswanto; Aipda Luar Biasa Anumerta Denny Setiadi; Brigpol Luar Biasa Anumerta Fandy Setyo Nugroho; Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli; dan Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya