Berita

Pertahanan

Wiranto: Ricuh Rutan Brimob Menyangkut Keamanan Nasional

RABU, 09 MEI 2018 | 15:33 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Menko Polhukam Jenderal TNI (Pur) Wiranto meluncur ke Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (9/5).

Dia naik bus bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan, Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius dan Kabareskrim (mewakili Kapolri) Komjen Pol Ari Dono Sukmanto.

Keputusan itu diambil pasca menggelar rapat tertutup dengan para petinggi bidang polhukam tersebut. Rapat digelar terkait kericuhan di Rutan Mako Brimob yang terjadi sejak Selasa malam.


"Ini masalah-masalah yang sangat hati-hati dan sungguh-sungguh karena menyangkut masalah keamanan nasional," ujar Wiranto sebelum meninggalkan kantor Menko Polhukam, Jakarta.

Sebelumnya Wiranto membenarkan ada korban meninggal dalam kericuhan di Rutan Mako Brimob.

"Kalau sudah ada yang terbunuh kan berarti urgent," kata dia.

Untuk lebih detail, mantan Panglima ABRI itu berjanji akan menyampaikannya nanti.

"Masalah begini, enggak bisa saya ekspose. Ya sudah nanti ya. Saya akan sampaikan," tutup Wiranto.

Sementara diberitakan, sudah ada enam kantong jenazah yang dibawa dari Mako Brimob ke RS Polri.

Namun, belum diketahui apakah jenazah tersebut dari anggota Brimob atau dari narapidana. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya