Berita

Alex Noerdin/Net

Nusantara

Gubernur Alex Raih Penghargaan Khusus Adi Pripurna Bhakti

JUMAT, 06 APRIL 2018 | 10:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali sukses torehkan prestasi membanggakan di kancah nasional, kali ini provinsi yang dijuluki lumbung energi ini mendapat dua penghargaan sekaligus dari Majalah SINDO Weekly yang bertajuk "Government Award 2018".

Provinsi Sumsel sendiri memenangkan Government Award 2018 untuk kategori provinsi Infrastruktur terbaik, dan yang paling bergengsi adalah Gubernur Sumsel Alex Noerdin mendapat penghargaan khusus Adi Pripurna Bhakti, yakni apresiasi tertinggi bagi kepala daerah yang sudah menjalani dua periode kepemimpinan dengan prestasi gemilang.

Bertempat di Grand Thamrin Ballroom Hotel Pullman, Jakarta pada Kamis malam (5/4), penghargaan tersebut diberikan langsung Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo kepada Gubernur Sumsel Alex Noerdin.


Alex menuturkan, saat ini memang Provinsi Sumsel menjadi lirikan dunia dan membuat daerah lain iri. Bagaimana tidak, Dikatakannya, hal tersebut dibuktikan dengan pembangunan infrastruktur besar-besaran mulai dari yang paling fenomenal yakni Light Rail Transit pertama di Indonesia, pembangunan fly over, underpass, penambahan jembatan musi, pembangunan jalan tol yang dibangun di waktu yang bersamaan.

"Provinsi Sumsel itu hebatnya membangun tidak menggunakan uang sendiri (APBD), berkat Provinsi Sumsel menjadi tuan rumah Asian Games 2018, Total Rp 68 triliun dana terserap untuk pembangunan infrastruktur di Sumsel, mulai dari APBN, penyertaan modal negara, hingga pihak ketiga," ungkapnya.

Alex juga mengucapkan terimakasih atas diberikannya penghargaan khusus Adi Pripurna Bhakti untuk dirinya. Menurutnya, walaupun sudah tidak menjadi Gubernur lagi namun dia akan dengan senang hati tetap membantu pengembangan Sumsel nantinya.

"Ya kita terbaik di bidang infrastruktur dan penghargaan khusus Adi Pripurna Bhakti jadi sudah dua kali tidak boleh maju lagi. InshaAllah walaupun sudah tidak Gubernur lagi masih bisa tetap membantu pengembangan Sumsel," sebutnya.

Sementara Chairman And Ceo Mnc Group Hary Tanoesoedibjo memberikan apresiasi penghargaan kepada Kepala Daerah yang telah berjasa membangun daerahnya tentunya dengan perspektif specifikasi atau bagian tertentu, menurutnya prestasi itu juga dilihat dalam berbagai persepektif.

"Tentunya ini memberikan motivasi bagi kepala daerah untuk bisa meningkatkan kinerja lebih baik lagi. Memberikan contoh dan motivasi untuk kepala daerah lainnya, supaya berprestasi layaknya kepala daerah yang berhasil meraih penghargaan," tuturnya

Dikatakanya Indonesia sangat membutuhkan kepala daerah yang berprestasi untuk memajukan seluruh daerah yang ada di Indonesia.

"Mau tidak mau kemajuan Indonesia sangat bergantung dengan kemajuan di daerah, kalo mayoritas dari daerah itu maju dengan sendirinya Indonesia akan maju," tambahnya.

Pemimpin Redaksi Sindo Weekly, Nevy Hetharia menambahkan, Sejak pertama kali dilaksanakan tahun 2014 lalu hingga 2017, Majalah Sindo Weekly telah menyematkan 158 penghargaan kepada Gubernur, Walikota, dan Bupati di ajang Government Award. Untuk tahun 2018, sebanyak 36 penghargaan akan diberikan kepada para pimpinan daerah. Sehingga total penghargaan Government Award yang diberikan hingga 2018 sudah mencapai 174 penghargaan.

"Ini merupakan agenda tahunan yang merupakan rangkaian ulang tahun Majalah SINDO Weekly. Ajang ini lahir dari untuk mempromosikan sekaligus mengapresiasi keberhasilan pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah," katanya

Tahun ini juga, lanjut Nevy, diberikan penghargaan khusus Adi Pripurna Bhakti kepada kepala daerah yang sudah menjalani dua periode kepemimpinan dengan prestasi gemilang.

"Penghargaan Adi Pripurna Bhakti merupakan apresiasi tertinggi. Mereka adalah pimpinan daerah yang harus menyelesaikan pengabdiannya karena dibatasi UU, padahal mengutip hasil survei Kementerian Dalam Negeri mereka sesungguhnya masih diinginkan masyarakat untuk menjadi kepala daerah," pungkasnya. [rus]

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Anomali Hukum Acara Pidana dalam Kasus Mantan Jampidsus

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Alat Negara

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:04

Gejolak Iran-AS Perpanjang Krisis Energi Global, Indonesia harus Belajar dari India

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:41

Hotman Paris Harus Percaya Diri, Tak Perlu Bawa Presiden di Kasus Febri Ardiansyah

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:17

Jerat Kemiskinan

Minggu, 19 Juli 2026 | 20:37

Polda Jateng Diminta Profesional Tuntaskan Sengkarut Proyek SMKN 1 Lumbir

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:57

Polisi Gelar Patroli Nobar Final Argentina vs Spanyol

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:22

KPK Usul Negara Biayai Alat Kampanye Pemilu

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:35

Wamenaker Ingin Sinergi SP Pegadaian dan Manajemen jadi Role Model BUMN Lain

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:05

Gerindra Tegaskan Prabowo Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:53

Selengkapnya