Berita

Politik

NU Jatim: Puisi Sukmawati Berpotensi Ancam Kerukunan

SELASA, 03 APRIL 2018 | 16:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengeluarkan surat pernyataan menyusul video pembacaan puisi Sukmawati Soekarnoputri.

Surat pernyataan bernomor 1951/PW/A.II/L/IV/2018 berisikan tiga pon.

Pertama, menyatakan bahwa subtansi puisi yang dibacakan oleh Sukmawati berpotensi mengancam kebersamaan warga dan bangsa Indonesia yang lama terbangun dalam kerukunan, kedamaian, dan ketenangan.


Kedua, mendorong aparat yang berwenang untuk mengusut tuntas kebenaran dan/atau pembacaan puisi oleh Sukmawati agar tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan di tengah masyarakat.

Ketiga, mengimbau seluruh komponen warga masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, ketenangan, dan keteduhan di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Demikian surat pernyataan ini dibuat untuk ikut menjaga kepentingan bangsa dan negara," isi penutup surat pernyataan tersebut.

Surat yang dikeluarkan di Surabaya pada 3 April 2018 itu ditandatangani oleh Ketua PWNU Jatim KH. M. Hasan Mutawakkil 'Alallah, SH, MH dan Sekretaris PWNU Jatim Prof. Akh. Muzakki, Grand, SEA, MAg, MPhil, PhD.

Surat itu juga mendapat persetujuan dari dewan rais dan katib PWNU Jatim. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya