Berita

Anis Matta/Net

Politik

Mengejutkan Anis Matta Muncul Di Polling Capres

KAMIS, 22 MARET 2018 | 17:15 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Anggota DPR dari Fraksi PKS Mahfudz Siddiq mengaku terkejut mengetahui nama mantan Presiden PKS Anis Matta muncul dalam polling calon presiden (Capres) untuk Pilpres 2019.

Munculnya nama Anis cukup mengejutkan karena sudah cukup lama mantan Wakil Ketua DPR itu menghilang dari jagat politik nasional.

Mahfudz menyebutkan menarik juga untuk dicermati jika nama Anis muncul dari poling capres versi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Sumatera Utara. Mengingat pada Pilpres nanti, sentimen keumatan masih akan kuat dan mempengaruhi pilihan masyarakat.


"GNPF bisa menjadi faktor dalam pembentukan formasi koalisi dan paslon, dan masih akan jadi aktor non partai yang berpengaruh dalam konteks ini. Jadi munculnya nama Anis mengejutkan sekaligus menarik untuk dicermati," kata Mahfudz yang diketahui teman dekat Anies ini, seperti dalam keterangannya, Kamis (22/3).

Nama mantan Presiden PKS Anis Matta muncul di urutan kedua dalam polling Capres alternatif pengganti petahana Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019 yang dibuat akun akun Twitter @gnpfulama_sumut.

Polling yang diikuti oleh 8.229 warganet itu, Anis Matta meraih 29 persen pemilih, sedangkan di uruan pertama diduduki oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan raihan 43 persen. Di urutan selanjutnya ada Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Zainal Majdi dengan 22 persen pemilih, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan 6 persen pemilih. [rus]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya