Berita

Gatot Nurmantyo/Net

Politik

Prabowo Harus Usung Gatot Agar 2030 Indonesia Tidak Bubar

KAMIS, 22 MARET 2018 | 11:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pidato politik Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto soal "Indonesia bubar 2030" harusnya disikapi dengan bijak dan solutif. Bukan dijadikan ajang saling serang atau candaan.

"Pidato Pak Prabowo adalah pengingat buat kita semua, bukan ancaman tapi semangat untuk terus menjaga NKRI," kata Ketua Relawan Jaga Indonesia, Hamdani dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Kamis (2/3).

Menurut Hamdani, Indonesia memang sedang menghadapi ujian hebat di tengah pesta demokrasi berupa Pilkada serentak 2018 dan persiapan Pemilu serentak 2019.


"Keributan dan kegaduhan jelang pesta demokrasi sangat tidak menguntungkan kita sebagai bangsa, bahaya selalu mengancam, jadi harus tetap waspada," jelasnya

Saat ini, katanya, Indonesia butuh kepemimpinan nasional yang kuat yang bisa membebaskan bangsa ini dari kecemasan. Menurut mantan aktivis HMI ini, mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sangat layak untuk memimpin Indonesia ke depan.

"Nasionalisme dan kecintaan Pak Gatot terhadap bangsa ini tak perlu diragukan lagi, dan keberpihakannya kepada rakyat sudah teruji," terang Hamdani.

Untuk itu, lanjutnya, Relawan Jaga Indonesia berharap kepada Prabowo dan Gerindra bersama PKS dan PAN bersatu mengusung Gatot sebagai Calon Presiden pada Pilpres 2019.

"Ayolah Pak Prabowo, satukan hati untuk usung Gatot Nurmatyo sebagai Capres 2019. Gatot Presiden, Indonesia happy," tegas Hamdani yang juga Wakil Sekjen Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) ini. [rus]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya