Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Perseteruan Amien Vs Luhut Jadi Bukti Jokowi Doyan Buang Badan

KAMIS, 22 MARET 2018 | 10:26 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pernyataan Jurubicara Presiden Johan Budi yang menegaskan bahwa ancaman Menko Kemaritiman Luhut B. Panjaitan terkait kritikan Ketua MPR Amien Rais, tidak mencerminkan sikap Presiden Joko Widodo dan pemerintah, adalah bukti Jokowi suka buang badan.

Demikian ditegaskan Kordinator Komunitas Relawan Sadar (KORSA) Amirullah Hidayat dalam keterangan tertulis yang dikirim ke redaksi, Kamis (22/3).

"Ini adalah suatu kebiasaan yang dilakukan Jokowi bila ada permasalahan yang besar, dan ini suatu tindakan yang memalukan dari seorang Presiden. Apapun ceritanya semua sikap menteri kabinet adalah tanggung jawab Presiden karena itu adalah bawahannya," ujar Amirullah.


Jelas dia, sikap buang badan ini sudah pernah terjadi saat kisruh full day school (sekolah lima hari), Jokowi buang badan dengan mengorbankan Mendikbud Muhadjir Effendy.

Padahal, kebijakan itu adalah hasil rapat terbatas lintas Menteri yang dipimpin oleh Jokowi sendiri. Tetapi setelah terjadi penolakan dari kalangan NU, Jokowi menyalahkan Mendikbud.

"Sikap seperti ini sangat berbahaya bila menjadi kebiasaan seorang Presiden," terang Amirullah, tokoh muda Muhammadiyah ini.

Karena seorang Presiden tidak punya sikap bertanggung jawab, maka wajarlah kondisi saat ini sangat memprihatinkan baik kehidupan rakyatnya maupun kondisi kebangsaan.

"Presiden seperti ini sangat berbahaya jika terus memimpin negara sebesar Indonesia. Maka KORSA akan meyakinkan rakyat untuk tidak memilih Jokowi kembali dalam Pilpres 2019 yang akan datang," demikian Amirullah. [rus]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya