Berita

Foto: RMOL

Hukum

Geruduk Gedung KPK, Formasi Minta Dugaan Korupsi Cak Imin Diusut

SELASA, 20 MARET 2018 | 14:59 WIB | LAPORAN:

Puluhan masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Umat Muslim Anti Korupsi (Formasi) berunjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (20/3).

Koordinator aksi, Dede menjelaskan bahwa kedatangan mereka ini adalah untuk menuntut komisi anti rasuah segera mengusut tuntas dugaan kasus korupsi yang melibatkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, semasa dia menjabat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans).

"Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (2/3) lalu terungkap uang sekitar Rp 6,7 miliar yang diterima mantan Direktorat Jenderal Pembinaan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Dirjen P2KT), Jamaluddien Malik yang saat ini telah berstatus terpidana mengalir ke sejumlah pihak. Salah satunya, Rp 400 juta mengalir ke Muhaimin Iskandar yang saat itu menjabat Menakertrans," katanya kepada wartawan.


Dede melanjutkan, kasus dugaan penyimpangan dana pemerintah yang masuk dalam tahun anggaran 2014 memang telah diusut oleh lembaga penegak hukum seperti Kepolisian RI dan KPK. Namun, penegakan hukum itu masih terkesan tebang pilih. Padahal, lanjutnya, kasus ini sudah lama terjadi dan para penegak hukum pun sudah melakukan pemeriksaan terhadap 26 orang saksi.

"Ada kesan bahwa KPK dan Kepolisian tidak serius dalam menangani kasus ini. Jika ini dibiarkan, akan menjadi preseden buruk bagi KPK. Akhirnya marwah KPK jugalah yang menjadi pertaruhannya. OIeh karena itu, kami meminta KPK harus menuntaskan kasus korupsi dan menangkap semua yang menikmati aliran dana tersebut," tegasnya.

Sebagaimana disebutkan dalam dakwaan pertama persidangan yang digelar pada Rabu 2 Maret 2016 lalu, lanjutnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menyebutkan bahwa Jamaluddien Malik membagikan uang setoran dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) lebih dari Rp 6,7 miliar. Dimana sebagian dari yang di antaranya diserahkan ke sejumlah nama. Salah satunya, kepada Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin sebesar Rp 400 juta.

Namun, tambah Dede, kasus Korupsi dan adanya dugaan suap yang sudah nyata-nyatanya disebutkan itu masih lamban diproses oleh aparat penegak hukum.

Kata dia, aksi ini untuk menyuarakan beberapa tuntutan. Pertama, tangkap penerima aliran dana suap di Dirtjen P2Ktrans Kemenakertrans tahun 2014.

"Yang kedua meminta kepada KPK untuk segera periksa mantan Menakertrans Muhaimin Iskandar dan Dirtjen P2Ktrans," urainya.

Ketiga, meminta KPK mengusut tuntas dugaan keterlibatan mantan Menakertrans Muhaimin Iskandar yang hingga saat ini belum menemui titik terang kepastian hukumnya.

"Keempat, jangan biarkan koruptor tumbuh subur di negeri tercinta ini. Tangkap dan adili Muhaimin Iskandar," pungkasnya kembali menegaskan. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya