Berita

Christine Lagarde/Net

Dunia

Kepala IMF: Perang Dagang Tidak Akan Menghasilkan Pemenang

SENIN, 19 MARET 2018 | 12:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Managing Director Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde memperingatkan Amerika Serikat atas konsekuensi buruk yang dapat terjadi dengan dari langkah Presiden Donald Trump yang memasang hambatan untuk berdagang dengan menerapkan proteksionisme.

Lagarde menyebut tidak akan ada pemenang dari langkah tersebut.

"Peranghg dagang tidak meninggalkan pemenang," kata Lagarde dalam sebuah wawancara dengan harian Argentina La Nacion yang diterbitkan pada hari Minggu ketika ditanya tentang keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menampar tarif impor baja dan aluminium.


Trump sendiri diketahui pada 8 Maret lalu secara resmi mengumumkan tarif curam pada impor baja dan aluminium, namun membebaskan Kanada dan Meksiko.

Trump menandatangani dokumen yang memberlakukan tarif 25 persen untuk baja dan 10 persen pada aluminium.

Kepala IMF menanggapi hal tersebut dengan mengatakan bahwa lonjakan dalam perdagangan internasional selama dekade terakhir telah bermanfaat bagi negara-negara miskin dan orang-orang miskin yang tinggal di negara-negara kaya namun berbahaya bagi beberapa daerah dan industri.

"Efek yang dihasilkan oleh inovasi dan perdagangan harus diperhitungkan untuk memperbaiki kerugian itu, namun mencoba untuk mengurangi perdagangan atau membangun penghalang tambahan tidak akan menghasilkan pemenang," tambah Lagarde seperti dimuat Press TV.

Dia mengatakan dengan pertumbuhan 3,9 persen yang diproyeksikan tahun ini dan tingkat kepercayaan investor yang lebih tinggi, ekonomi global saat ini dalam keadaan baik.

"Itu tidak berarti tidak ada awan di cakrawala yang harus kita perhatikan," sambungnya. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya