Berita

Carles Puigdemont/Net

Dunia

Carles Puigdemont: Otonomi Federal Ala Swiss Bisa Jadi Model Untuk Catalunya

SENIN, 19 MARET 2018 | 08:24 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin separatis Catalunya Carles Puigdemont mengatakan mayoritas penduduk Catalunya mungkin mendukung otonomi federal bergaya Swiss daripada kemerdekaan penuh.

Hal itu disampaikan Puigdemont dalam pidato di festival film hak asasi manusia internasional di Jenewa akhir pekan kemarin.

Untuk pertama kalinya, dia tampak mengubah pandangannya dan mengemukakan bahwa kemerdekaan mungkin bukan satu-satunya pilihan bagi Catalunya.


"Mungkin, model Swiss itu paling efisien dan atraktif," katanya seperti dimuat BBC.

Swiss diketahui memiliki pemerintahan yang sangat terdesentralisasi, dengan pemerintah daerah, yang dikenal sebagai kanton, memiliki sejumlah besar kekuasaan.

Puigdemont diketahui merupakan bekas Presiden Catalunya yang mendorong kemerdekaan Catalunya dari Spanyol. Dia melarikan diri ke Belgia setelah deklarasi kemerdekaan Catalunya yang disengketakan oleh Madrid Oktober tahun lalu. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya