Berita

Shinkansen N700/Net

Dunia

Jepang Rilis Shinkansen Terbaru Jelang Tokyo 2020

SENIN, 19 MARET 2018 | 06:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jepang meluncurkan kereta berkecepatan tinggi terbarunya. Kereta yang diluncurkan oleh Central Japan Railway (JR Tokai) ini akan debut pada tahun 2020 di jalur Tokaido Shinkansen, yang beroperasi antara Tokyo dan Shin-Osaka. Tahun 2020 sendiri merupakan tahun penting bagi Jepang karena negara itu akan menjadi tuan rumah perhelatan akbar Tokyo 2020.

Menurut JR Tokai, kereta Shinkansen N700S atau Shinkansen 'Supreme' yang baru akan lebih cerdas, lebih ramping dan lebih tenang. Kereta ini akan mulai beroperasi bulan ini.

"Seri N700S telah didesain ulang sepenuhnya dengan merenovasi fasilitas dan peralatan utama," kata wakil direktur jenderal Divisi Operasi Shinkansen JR Tokai, Masayuki Ueno kepada surat kabar Asahi Shimbun dan dimuat ulang Russia Today.


"Kami telah menghasilkan sebuah kereta api yang bisa melambangkan era baru untuk jalur Tokaido Shinkansen," tambahnya.

Dengan logo 'Supreme' emas, seri N700S akan memiliki profil kepala yang lebih cekung daripada model N700A lama. Desain hidung yang lebih tajam, yang disebut "angin Supreme ganda" akan mengurangi kebisingan saat memasuki terowongan dan mengurangi hambatan udara.

Bukan hanya itu, kereta dengan variasi 16 gerbong ini juga memiliki bobot 11 ton lebih ringan dari pada generasi yang lebih tua, sebagian berkat semikonduktor silikon-karbida yang baru dan sistem pendinginan udara alami.

Kereta api ini akan memiliki kecepatan maksimum 300km/jam - sama seperti kereta seri N700 lainnya.

Semua kursi penumpang akan dilengkapi dengan soket listrik untuk perangkat elektronik, sementara penumpang yang bepergian kelas satu akan menikmati ruang kaki 15 persen lebih lega. Desain baru ini juga akan mencakup kompartemen kepala yang menyala saat sebuah kereta mendekati stasiun untuk mengingatkan penumpang untuk mengambil barang-barang mereka. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya