Berita

Peta Irak/Net

Dunia

Pesawat Militer AS Jatuh Di Irak, Jumlah Korban Belum Jelas

JUMAT, 16 MARET 2018 | 12:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah pesawat militer Amerika Serikat jatuh di wilayah Barat Irak hari ini (Jumat, 16/3). Dalam pesawat tersebut diketahui terdapat tentara Amerika Serikat yang tengah bertugas.

Komando Pusat Amerika Serikat mengatakan bahwa tim penyelamat merespons di tempat kejadian, dan penyelidikan akan dilakukan untuk menentukan penyebab kecelakaan tersebut.

Sementara itu dua pejabat Amerika Serikat, seperti dimuat BBC, mengatakan sebuah helikopter HH-60 Pave Hawk jatuh di dekat kota al-Qaim, provinsi Anbar. Walikota setempat mengatakan kepada kantor berita bahwa tujuh orang berada dalam penerbangan itu.


Militer Amerika Serikat sendiri diketahui memiliki lebih dari 5.000 tentara di Irak sebagai bagian dari perang melawan kelompok militan ISIS. Mereka termasuk pelatih, penasihat dan pasukan khusus.

Amerika Serikat telah memiliki pasukan di Irak sejak invasi tahun 2003, mencapai 168.000 pada puncaknya pada bulan September 2007. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya