Berita

Kerukunan di Kayong Utara Contoh bagi Daerah Lain

RABU, 14 MARET 2018 | 18:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR di kampung halamannya, di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, Rabu (14/3). Sosialisasi dihadiri 1.000 lebih peserta yang memadati Aula Bupati Kayong Utara.

Usai sosialisasi, Oesman Sapta menyebutkan Kayong Utara terdiri dari beragam suku namun bisa hidup berdampingan dan rukun. OSO, sapaan akrabnya, bangga dengan kerukunan di Kayong Utara.

"(Kerukunan) itulah yang membuat saya bangga. Dan ini harus menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya di Indonesia," katanya.


Menurut OSO, jika ada pihak-pihak yang mengganggu kerukunan di Kayong Utara maka pihak-pihak itu sudah membuat design untuk membuat huru hara di Kayong Utara.

"Tapi hati nurani masyarakat Kayong Utara menolak. Mereka saling membantu. Itulah yang membuat saya rindu bertemu dan bersilaturahmi dengan mereka. Ini yang membuat saya bangga dengan Kayong Utara," kata OSO.

OSO menambahkan bahwa Sosalisasi Empat Pilar MPR sangat penting. "Baik dilihat dari perspektif nasional, maupun keberagaman dan kepentingan umat. Karena itu Empat Pilar MPR harus terus disoalisasikan," ujarnya.

Sosialisasi Empat Pilar MPR, lanjut OSO, adalah agar kita semua secara konsisten menjaga keseimbangan di antara kehidupan masyarakat.

"Nilai-nilai yang ditanamkan adalah nilai Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika," ujarnya.

Sosialisasi Empat Pilar MPR di Sukadana diikuti para kepala desa, kepala sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan dihadiri Bupati Kayong Utara Hildi Hamid serta menampilkan dua narasumber yaitu Gde Pasek Suardika dan Dr. Delis, anggota MPR dari kelompok DPD.[dem]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya