Berita

Foto/Net

Politik

JELANG PILPRES

Tidak Sulit Bagi SBY Kondisikan Muhaimin Dan Zulkifli

RABU, 14 MARET 2018 | 05:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Poros ketiga pada Pemilihan Presiden 2019 bisa saja terbentuk dan kemungkinan itu terbuka lebar.

Poros ketiga yang dimaksud adalah di luar poros yang sudah ada, yaitu poros Joko Widodo dan poros Prabowo Subianto.

"Poros ketiga bisa saja terbentuk, bisa saja lahir," kata pemerhati politik yang juga Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra saat dihubungi redaksi, Rabu (14/3).


Poros baru ini dimotori Partai Demokrat dengan PKB dan PAN, PPP juga berpeluang ikut bergabung.

Jelas Iwel, komunikasi Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono relatif mudah dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

"Muhaimin dan Zulkifli adalah mantan menteri SBY, agak mudah mengkomunikasikan dan mengkondisikan hal itu (poros ketiga)," terangnya.

Ditambahkan Iwel, yang agak sulit dari poros ketiga ini adalah meracik pasangan Capres dan Cawapres yang bisa mengimbangi petahana Jokowi dan rival utamanya Prabowo.

"Yang jadi pertanyaan adalah siapa Capres dan Cawapres? Ini yang jadi PR," pungkasnya. [rus]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya