Berita

Dunia

Menlu Retno Ikut Latihan Gamelan dan Nyinden di KBRI Moskow

SELASA, 13 MARET 2018 | 20:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tidak tahan melihat permainan gamelan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ikut gabung dan nyinden bersama para pemain gamelan Tim "Dadali Gamelan" KBRI Moskow di KBRI Moskow, Senin (12/03).

Menlu Retno tidak hanya menyaksikan "Dadali Gamelan" berlatih, tetapi juga duduk bersama para pemain gamelan lainnya. Menlu Retno ikut nyinden lagu Selendang Biru, Eling-eling Banyumasan, dan Gugur Gunung dalam bahasa Jawa bersama Yulia Ryzhaya, warga Rusia yang merupakan sinden di "Dadali Gamelan". Meskipun tidak tahu bahasa Jawa, Yulia bagus dalam nyinden yang membuat Menlu Retno terkagum-kagum.

Personil "Dadali Gamelan" sebagian besar adalah warga Rusia yang menggandrungi budaya budaya Indonesia. Diantara mereka ada yang pernah dan ada yang belum pernah ke Indonesia. Saat bercengkrama dengan Menlu Retno, Nikita Serdiuk mengatakan pernah ikut serta program Darmasiswa dan sempat belajar gamelan sebentar di Universitas Atma Jaya Yogyakarta.


Selain meninjau latihan gamelan, Menlu RI juga bertemu dengan warga Rusia yang kursus bahasa Indonesia di KBRI Moskow.

Menlu RI memberikan apresiasi tinggi kepada para warga Rusia yang mendalami budaya Indonesia, termasuk belajar bahasa Indonesia dan berlatih gamelan di KBRI Moskow. Hal ini sebagai salah satu langkah untuk lebih mendekatkan hubungan masyarakat kedua bangsa.

Menlu berada di Moskow 12-13 Maret 2018 dalam rangka kunjungan bilateral. Menlu RI bertemu dengan Menlu Rusia Sergey Lavrov tanggal 13 Maret 2018 untuk membahas peningkatan hubungan dan kerja sama bilateral, khususnya di bidang ekonomi, dan isu-isu regional serta global yang menjadi perhatian bersama.[dem]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya