Berita

Foto: RMOL

Nusantara

Untuk Mengisi Cadangan Pangan, Bulog Diminta Serap Gabah

KAMIS, 01 MARET 2018 | 01:47 WIB | LAPORAN:

Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian melakukan safari serapan gabah petani (Sergap) di Kabupaten Demak, Kudus dan Grobogan provinsi Jawa Tengah, Rabu (28/2).

Kepala BKP Kementan, Agung Hendriadi menjelaskan langkah yang dilakukannya sebagai upaya menyerap gabah petani yang telah memasuki masa panen raya.

"Ini sangat penting dilakukan Bulog untuk mengisi cadangan pangan pemerintah" kata Agung saat menginisiasi dan  menyaksikan terjadinya kesepakatan pembelian gabah petani  oleh Bulog yang dihadiri perwakilan Bulog, TNI (Dandim), BRI, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan provinsi Jawa Tengah.


Agung melanjutkan seharusnya jajaran Bulog bisa maksimal menyerap gabah petani, terlebih Bulog sudah diberikan keleluasaan untuk membeli gabah dengan fleksibilitas harga pembelian pemerintah (HPP) 20 persen.

Menurutnya momentum panen raya ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya agar harga tidak jatuh. Selain itu, serap gabah petani yang dilakukan untuk membantu petani memperoleh harga menguntungkan, agar petani termotivasi dalam menjalankan usahanya.

"Kasihan petani kalau terus merugi. Mereka adalah  pahlawan pangan yang sebenarnya, karena mereka inilah yang memproduksi dan menghasilkan pangan," ujar Agung.

Jawa Tengah sebagai salah satu penyumbang beras nasional kedua setelah Jawa Timur mempunyai target serapan gabah petani oleh bulog sebesar 453.500 ton.

Beberapa upaya yang dilakukan pemerintah Jawa Tengah untuk mencapai target antara lain sudah dilakukan pemetaan daerah yang akan panen, melakukan koordinasi dan  eksekusi pembelian langsung di lapangan bersama-sama Bulog, TNI dan BRI.

"Jika hal ini dilakukan terus bersama-sama,  kami yakin target serapan gabah untuk Jawa Tengah akan tercapai," ujar Agung.

Dari kunjungan ke kabupaten Demak, Kudus dan Grobogan masih ada gabah kering panen (gkp) Rp4.400 per kilogram. Bahkan di kabupaten Grobogan masih ada beras medium yang dijual dengan harga Rp8.200 per kilogram di penggilingan.

Untuk itu harus segera dilakukan pembelian oleh Bulog untuk mengisi cadangan beras pemerintah. Sebeb, jika terlambat dikhawatirkan harganya akan naik.  

Adanya sergap disambut baik oleh Faqih, Petani dari desa Kedungwaru Lor, kecamatan Karanganyar, kabupaten Demak.

"Kami senang pemerintah datang dan melakukan pembelian langsung dilapangan, karena harganya menguntungkan," ujar Faqih. [nes]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya