Berita

Foto: RMOL

Nusantara

Naik KRL Bekasi, Ridwan Kamil Disangka Palsu

SELASA, 27 FEBRUARI 2018 | 14:42 WIB | LAPORAN:

Calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyempatkan naik KRL Commuter Line dari Stasiun Juanda menuju Cikarang saat blusukan, Selasa (27/2).

Kehadiran Ridwan Kamil itu membuat para penumpang terkejut. Ada yang tak percaya itu Ridwan Kamil, dan ada pula yang langsung minta berswafoto. Tak sedikit dari mereka yang langsung mengajak Ridwan Kamil bersalaman dan menyapa kabar.

Uniknya, salah seorang pemuda tiba-tiba bertanya ke Ridwan Kamil. "Maaf, ini Kang Emil betulan atau KW?" tanya penumpang bernama Uu.


Ridwan Kamil pun tersenyum. "Coba tebak, saya KW atau asli," jelasnya.

"Iya kayaknya Kang Emil asli ini, bukan KW. Kalau yang KW sering saya lihat di TV," jawab penumpang tersebut polos. Penumpang yang mendengar percakapan itu pun langsung tertawa.

Kang Emil menjelaskan, keseruan naik KRL itu bisa silahturahmi dengan semua golongan. Ada karyawan, mahasiswa, pegawai, guru, hingga ibu rumah tangga.

"Di Amerika, juga begitu, kalau kita naik kereta, kita bertemu dengan semua golongan, mulai dari orang kaya, menengah, hingga kelas bawah," jelas pria yang pernah menetap di Amerika.

Selama di dalam gerbong kereta, nyaris seluruh penumpang di gerbong itu bergantian minta swafoto.

"Saya nggak nyangka bisa ketemu calon gubernur Jawa Barat di sini, pas liat Facebook, eh liat live-nya, langsung deh saya samperin," kata penumpang bernama Heri yang mengaku puas bisa berfoto dengan Kang Emil.

Lain lagi dengan kata penumpang bernama Yusuf, ia langsung menitipkan pesan kepada Ridwan Kamil.

"Saya minta Kang Emil amanah. Tak sekadar umbar janji. Tapi juga harus mensejahterakan rakyat Jabar," katanya.

Sesampainya di Cikarang, Ridwan Kamil langsung mengunjungi Pasar Cikarang dan Pasar Cibitung, Kabupaten Bekasi.

"Saya ingin melihat langsung kondisi pasar, dan masalah-masalah apa saja yang ada di sana. Tujuannya untuk menyerap aspirasi pedagang di pasar," tandasnya. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya