Berita

Foto: RMOL Jabar

Nusantara

Berizin, Panwaslu Sukabumi Tunda Bongkar Billboard Paslon

SELASA, 27 FEBRUARI 2018 | 09:47 WIB

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Sukabumi mencatat sedikitnya ada delapan billboard paslon peserta Pilkada yang tidak sesuai dengan aturan baik secara ukuran ataupun desainnya.

"Billboard paslon yang tidak sesuai itu ada empat di Kecamatan Warudoyong,Baros satu, Citamiang satu, Cikole satu,dan satu lagi di Cibeureum. Namun untuk Kecamatan Cibeureum sudah ada yang mencopotnya," ujar Ketua Panwaslu Kota Sukabumi Muhammad Aminuddin seperti dimuat RMOLJabar.Com, Selasa (27/2).

Menurutnya, billboard tersebut bergambar semua paslon peserta Pilkada Kota Sukabumi. Dari mulai pasangan Jona Arizona-Hanafie Zain (Ijabah), Achmad Fahmi-Andri Setiawan Hamami (Faham), Mulyono-Ima Slamet (Mulia), dan Dedi R Wijaya-Hikmat Nuristawan (Dermawan).


"Semua paslon menggunakan billboard. Meskipun ada yang memang dipasang langsung oleh tim kampanye paslon, ataupun relawan yang sengaja memasang sebagai bentuk dukungan," ucapnya.

Aminuddin mengatakan, billboard tersebut seharusnya sudah bersih Senin (26/2) lalu. Namun tim kampanye setiap paslon tidak hadir ketika rencana pembongkaran billboard.

"Kami semua, dari Dishub, Pol PP kemarin sudah siap. Cuman hanya satu paslon yang datang, sisanya tidak hadir makanya pembongkaran ditunda," ungkapnya.

Menurutnya, Panwaslu sengaja mengajak seluruh tim kampanye paslon untuk menyaksikan pembongkaran billboard. Hal itu sebagai antisipasi terjadi hal yang tidak diinginkan. Apalagi pemasangan billboard tersebut berizin.

"Sebagai antisipasi, makanya harus disaksikan semua tim kampanye paslon," terangnya.

Menurutnya, Panwaslu akan langsung berkoordinasi dengan Dishub dan Pol PP jika diminta langsung bongkar oleh paslon.

"Kalau paslon yang meminta tertibkan langsung. Ya, kita tertibkan langsung. Tapi nanti kita komunikasi lagi dengan seluruh tim kampanye paslon," pungkasnya.[wid]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya