Berita

RMOL

Nusantara

Kesuksesan PKT Tabanan Bisa Jadi Contoh Daerah Lain

MINGGU, 25 FEBRUARI 2018 | 20:03 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Program Padat Karya Tunai (PKT) yang dilakukan di desa-desa diharapkan bisa meningkatkan daya beli masyarakat di pedesaan.

Begitu dikatakan Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali untuk melihat langsung Program PKT di desa tersebut, Jumat (23/2) lalu.

"Pola padat karya tunai ini betul-betul diharapkan bisa mendongkrak peredaran uang di desa dan di daerah untuk meningkatkan daya beli dan meningkatkan konsumsi masyarakat," ujarnya.


Dalam kesempatan ini, Presiden Jokowi meminta kepada daerah lain untuk meniru Tabanan yang bergerak cepat melaksanakan Program PKT.

"Saya sangat mengapresiasi kinerja cepat dari Pemkab Tabanan dan saya pun akan mendorong daerah lain untuk segera melaksanakan program PKT dalam rangka meningkatkan penyerapan anggaran di tiap-tiap daerah", ujar Jokowi.

Secara terpisah, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menjelaskan bahwa PKT yang dilakukan di Tabanan berupa pembangunan irigasi kecil dan jalan produksi. Rencananya, pengerjaan untuk saluran irigasi akan dikerjakan selama 50 hari dan jalan produksi selama tiga bulan.

"Jalan produksi yang hendak dibangun warga tersebut panjangnya mencapai 592 meter. Nilai proyeknya mencapai Rp 600 juta.  Sedangkan untuk pembangunan irigasi akan melibatkan 150 orang. Nilai proyeknya mencapai Rp 675 juta dengan panjang mencapai 600 meter dan dikerjakan selama 50 hari,” ujar Bupati Eka sebagaimana keterangan tertulis yang diterima, Minggu (25/2).

Warga yang bekerja juga menerima upah, untuk pekerja mendapat upah Rp 85 ribu per hari dan tukang Rp 125 ribu per hari.

Eka berharap program PKT di Tabanan bisa berjalan sukses dan bisa menjadi contoh program di daerah lain.

"Kami ingin program ini bisa sukses dan menjadi contoh untuk pembuatan program-program lainnya,” tutup Bupati Eka. [sam]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya