Berita

Dwi Astuti/net

Nusantara

Dwi Astuti: Program SBY Harus Terus Berkelanjutan

JUMAT, 23 FEBRUARI 2018 | 16:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Masa reses dimanfaatkan Anggota Komisi VIII DPR Dwi Astuti Wulandari untuk mengunjungi daerah pemilihannya di DKI Jakarta.

Anggota Fraksi Demokrat ini menghadiri penyerahan tahap 1 Program Keluarga Harapan (PKH) dan siswa berprestasi di Kecamatan Cakung yang dilakukan di GOR Cakung Timur, Jakarta Timur.

Dalam sambutannya, Dwi Astuti menjelaskan bahwa PKH merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sasarannya adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan kriteria miskin dan rentan yang terdaftar dalam Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin, yang memiliki komponen kesehatan dengan kriteria ibu hamil/menyusui, anak berusia nol sampai enam tahun.


Program pro rakyat ini, sambungnya, dibuat sejak tahun 2007 atau saat Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjabat Presiden RI di periode pertama.

"Artinya, sudah 10 tahun program ini berjalan. Tentunya kita sangat berterima kasih kepada pemerintah saat ini, bahwa program yang telah SBY buat terus berkelanjutan dan berjalan semakin baik, dan semoga terus membawa manfaat yang selus luasnya bagi rakyat," ucapnya.

Sebagai anggota dewan dari dapil Jakarta Timur, Dwi juga menyambut baik penyerahan program ini kepada warga di dapilnya. Dia berharap kepada seluruh KPM untuk dapat memanfaatkan KPH dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan dan semangat kemandirian, sehingga tidak hanya menggantungkan diri dari bantuan pihak lain.

“Sebab, kunci keberhasilan dari setiap usaha adalah keinginan untuk maju. Bantuan dari pihak lain hanyalah sebagai penopang dari usaha yang kita lakukan. Harapan kami, ibu-ibu di sini tetap optimis dan terus semangat untuk hidup lebih baik," tandasnya.

Penyerahan ini turut dihadiri oleh Sekjen Kementerian Sosial, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, Perwakilan Bank BNI, Camat Cakung, Lurah Cakung Timur, Babinsa, Bimaspol, tokoh masyarakat setempat, alim ulama, dan tentunya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kelurahan Cakung Timur. [san]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya