Berita

Yusril Ihza Mahendra/RMOL

Politik

Yusril: KPU Mansel Sengaja Kerjain PBB

KAMIS, 22 FEBRUARI 2018 | 13:20 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Gugatan Partai Bulan Bintang (PBB) atas keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang tidak meloloskan sebagai peserta Pemilu 2019 akan diperiksa besok, Jumat (23/2) oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra menyatakan, alat bukti termasuk saksi dan ahli sudah disiapkan pihaknya untuk melawan KPU.

"Kami menolak keputusan KPU yang menyatakan PBB tidak lolos ikut pemilu, karena TMS di Kab Manokwari Selatan," ujarnya melalui akun Twitter pribadinya @Yusrilihza_Mhd, Kamis (22/2).


Lebih lanjut, Yusril menjelaskan, kronologi yang terjadi di Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, hingga mengakibatkan PBB dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dalam verifikasi faktual KPU.

Saat itu, tutur Yusril, enam anggota PBB di Kabupaten Mansel, Papua Barat telah hadir ke kantor KPU Mansel untuk diverifikasi. Tapi KPU menolak dengan alasan mereka dari 1 kecamatan dan besok diminta datang lagi.

Besoknya datang lagi dari beberapa kecamatan, tapi KPU gagal buka Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

"Esoknya datang lagi, tapi KPU bilang pendaftaran sudah tutup. Lalu KPU Mansel seenaknya bilang verifikasi sudah tutup. PBB dinyatakan tidak lolos. KPU Mansel sengaja kerjain," tukasnya.

KPU Provinsi Papua Barat kemudian mengoreksi keputusan itu. PBB dinyatakan lolos dan diumumkan ke publik.

"Pengumuman itu direkam video dan dipublikasi media cetak dan elektronik," sambung Yusril.

Sekretariat KPU Provinsi Papua Barat kemudian mengingatkan komisioner agar draf berita acara yang semula bilang PBB tidak lolos agar diperbaiki.

"Nampaknya ada dua BA (berita acara), satu bilang lolos, satu tidak lolos. Nampaknya BA yang tidak lolos itulah yang dibawa KPU Papua Barat ke Jakarta dan dilaporkan ke KPU Pusat," duga Yusril.

"Kesalahan atau kesengajaan ini jelas merugikan PBB. Jum’at besok, Bawaslu akan mediasi. Mudah-mudahan masalahnya selesai sampai di sini. KPU harus berjiwa besar," tutupnya.[wid]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya