Berita

Dedi Mulyadi/Net

Nusantara

Dedi Mulyadi: Petani Harusnya Konsumsi Beras Bagus Bukan Raskin

JUMAT, 02 FEBRUARI 2018 | 11:43 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Bakal Calon Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mendengarkan curhat petani saat melakukan safari Budaya di Desa Simpang, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jabar, Kamis malam (1/2).

Permasalahan klasik petani, seperti mahalnya modal yang dikeluarkan tidak sebanding dengan hasil yang diterima, dikeluhkan petani Garut kepada Bupati Purwakarta dua periode itu.

"Melak kentang mahal modalna, murah jualna (menanam kentang mahal modalnya, murah jualnya). Sampai-sampai badan petaninya pegal-pegal," ungkap Dedi yang disambut dengan tepuk tangan warga seolah membenarkan kondisi tersebut.


Menurut Dedi hal tersebut dapat diselesaikan dengan cara hadirnya negara yang turut hadir dalam mengatur stabilnya harga.

Di tempat yang sama, sebagian warga juga mengeluhkan mahalnya harga beras. Padahal Garut termasuk salah satu pemasok beras terbesar di Jawar, bahkan baru-baru ini menyuplai beras ke daerah lain seperti Sumatera dan Kalimantan.

"Seharusnya petani kentang ini lah yang mendapatkan beras bagus, bukan beras raskin (rakyat miskin). Karena mereka membutuhkan tenaga lebih besar untuk bekerja," sebut Dedi.

Selain itu, dia juga menggagas konsep dokter masuk desa. Menurutnya, nantinya akan disediakan dokter di setiap desa di Jabar yang siap melayani masuk ke kampung-kampung.

"Nanti di setiap kampung itu disediakan dokternya dan mereka yang berkeliling kampung membawakan obat sesuai dengan keluhan yang diterima dari masyarakat. Warga bisa menghubungi langsung dokter melalui pesan singkat atau hal yang serupa. Pelayanan akan lebih mudah," kata mantan ketua HMI Purwakarta ini.

Dedi Mulyadi yang berpasangan dengan Calon Gubernur Jabar, Deddy Mizwar diusung Partai Golkar dan Partai Demokrat pada Pilkada Jabar 2018.

Dedi rutin melakukan acara safari budaya bersama kelompok seninya untuk memenuhi undangan acara khitanan, undangan pernikahan, dan syukuran daerah.

Sejak 2008, Dedi bersama sembilan anggota personelnya berkeliling hingga pelosok Jabar. Grup ini biasa menyajikan genre musik etnik khas Sunda lengkap dengan syair dan tarian Asmaul Husna. Sesi hiburannya berupa lawak yang ditampilkan oleh komedian Sunda, Ohang. Sesekali di beberapa daerah terlihat Ustad Solmed mendampingi Dedi Mulyadi di atas panggung. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya