Berita

Edi Hasibuan/Net

Nusantara

Lemkapi: Berlebihan Polisi Botaki Waria

KAMIS, 01 FEBRUARI 2018 | 09:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan menilai tindakan anggota Polres Aceh Utara yang membotaki belasan waria berlebihan.

Lemkapi meminta Kapolres Aceh Utara diberikan sanksi tegas bila ditemukan ada kesalahan prosedur.

"Ada tindakan yang kurang wajar jika ada waria dibotaki setelah diamankan polisi. Perbuatan ini cenderung mengarah pada pelanggaran HAM," kata Edi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (1/2).


Menurut Edi, walaupun tujuan polres setempat yang bekerjasama dengan Polisi Syariah Aceh Utara baik, yakni ingin mengembalikan waria ini kepada kodratnya, tetapi membotaki orang yang ditangkap tetap tidak baik bagi aparat kepolisian. Karena polisi itu alat negara yang juga harus patuh hukum.

"Saya menilai pemeriksan propam terhadap Kapolres dan anak buahnya sudah tepat," kata mantan anggota Kompolnas ini.

Menurut doktor hukum ini, sanksi kesalahan dalam menangani orang yang diamankan polisi bisa masuk ke dalam  pelanggaran disiplin dan kode etik.

"Kita percaya polri akan tegakkan aturan kepada siapa saja yang melanggar hukum. Kita harapkan ini akan  menjadi bahan pembelajaran kepada anggota Polri lainnya," ujar Edi, pakar kepolisian ini. [rus]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya