Berita

Teguh Santosa/Net

Politik

Rizal Ramli Naikkan Posisi Tawar Indonesia Di Hadapan AS Dan China

RABU, 31 JANUARI 2018 | 12:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Keputusan pemerintah Indonesia mengganti nama perairan di utara Pulau Natuna, Kepulauan Riau, terbukti berhasil menaikkan posisi tawar Indonesia di panggung regional dan global.

Penamaan Laut Natuna Utara menjadi salah satu topik yang dibicarakan Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis dalam kunjungannya ke Indonesia pekan lalu. Dalam kunjungan itu, Mattis bertemu Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

Menurut Mattis perairan di utara Natuna adalah sebuah fulcrum atau titik strategis yang menentukan di kawasan yang mereka sebut Indo-Pasifik.


"Bagi Amerika Serikat, keberanian dan keteguhan hati Indonesia mengubah nama di perairan utara Pulau Natuna dari Laut China Selatan menjadi Laut Natuna Utara dapat mereka gunakan sebagai pintu masuk untuk mengimbangi pengaruh Republik Rakyat China di kawasan ini," ujar pengamat hubungan internasional dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Teguh Santosa, dalam keterangan yang diterima redaksi (Rabu, 31/1).

Teguh menambahkan, klaim China atas perairan di Laut China Selatan yang dikenal dengan istilah nine dashed lines telah memicu ketegangan di kawasan. Upaya China membangun pangkalan militer di sebuah pulau di wilayah yang mereka klaim itu pun telah meningkatkan kehati-hatian banyak negara, termasuk Amerika Serikat yang tidak ingin kehilangan kontrol.

"Indonesia kini berada persis di tengah dua kepentingan yang sedang berhadap-hadapan. Terlepas dari siapa yang merasa diuntungkan oleh keputusan Indonesia mengubah nama itu, pemerintah Indonesia harus tetap mengedepankan kepentingan nasional," sambung Wakil Rektor Universitas Bung Karno (UBK) itu lagi.

Perubahan nama Laut China Selatan menjadi Laut Natuna Utara di perairan utara Pulau Natuna diumumkan Indonesia pertengahan tahun lalu bersamaan dengan peluncuran peta baru NKRI. Nama perairan itu diubah mengiringi penyelesaian sengketa batas wilayah antara Indonesia dengan Malaysia dan Vietnam.

Selain mengubah garis biru putus-putus menjadi garis biru utuh, Kemenko Kemaritiman juga menuliskan nama Laut Natuna Utara di utara Pulau Natuna yang masuk dalam wilayah perairan Indonesia.

Teguh sebelumnya mengatakan bahwa penggunaan nama Laut Natuna Utara itu sebuah tindakan yang brilian, yang juga menegasakan kedaulatan Indonesia, selain di saat bersamaan memperlihatkan penghormatan kepada perdamaian dan stabilitas kawasan.

Apresiasi juga disampaikan Teguh kepada mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli (RR) dan Deputi Menko Kemaritiman Arif Havas Oegroseno yang menginisiasi pembuatan peta baru NKRI dan penamaan Laut Natuna Utara.

"Strategi Pak Rizal Ramli terbukti berhasil menaikkan posisi tawar kita di hadapan Amerika Serikat dan China. Setelah ini, kita harus hati-hati mengelolanya. Jangan terjebak pada kepentingan sempit salah satu pihak, tetapi harus menjadikan kepentingan nasional sebagai pedoman," kata Teguh lagi.

Keputusan Indonesia mengubah nama Laut China Selatan menjadi Laut Natuna Utara sempat memancing kontroversi dan protes keras dari Republik Rakyat China.

Pemerintah Indonesia pun sempat terlihat goyah, sebelum akhirnya memastikan tetap menggunakan nama baru itu. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya