Berita

Ella Yulaelawati/Net

Nusantara

Kemendikbud Akui Peningkatan Kuantitas PAUD Belum Diimbangi Kualitas

RABU, 24 JANUARI 2018 | 12:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Jumlah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam kurun tiga tahun terakhir meningkat pesat. Tahun 2017 tercatat ada 238.000 PAUD, sebanyak 6.000 PAUD milik pemerintah sisanya swasta.

Demikian disampaikan Direktur Pembinaan PAUD Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ella Yulaelawati saat memberikan sambutan Pengukuhan Bunda PAUD dan Peresmian Unit Gedung Baru (UGB) PAUD Pembina di Kabupaten Bireuen, Aceh, Rabu (24/1).

"Secara kuantitas, jumlah lembaga PAUD meningkat pesat. Tetapi, harus kita akui sampai saat ini peningkatan secara kuantitas tersebut belum diimbangi dengan peningkatan kualitas," kata Ella dalam keterangan resminya.


Menurutnya, peningkatan kualitas PAUD harus dimulai dari pemenuhan standar layanan PAUD secara bertahap, khususnya standar pembelajaran, pendidik, dan sarana prasarana pendidikan serta penguatan pendidikan karakter sejak dini yang menjadi visi misi Presiden Joko Widodo dan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy harus terimplementasikan melalui pembelajaran.

Selanjutnya, sambung Ella, pekerjaan rumah yang harus dituntaskan adalah perluasan layanan PAUD holistik-integratif yang terintegrasi dengan kesehatan, gizi, pengasuhan dan perlindungan anak.

"Anak harus tumbuh kembang dengan baik. Jadi, sanitasi dan gizi anak juga harus diperhatikan agar tumbuh menjadi generasi yang sehat dan berkarakter," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bireuen, Mursyid atas nama Pemkab Bireuen dan masyarakat mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Direktur Jenderal PAUD dan Dikmas atas bantuan yang telah diberikan berupa pembangunan UGB kepada Yayasan Lina Bireuen.

"Suatu kehormatan bagi kita semua karena Kabupaten Bireun merupakan salah satu daerah yang mendapatkan bantuan dari Kemendikbud," kata Mursyid.

Dirinya berharap, Yayasan Lina sebagai PAUD Pembina dapat menjadi PUD percontohan dengan melakukan pendampingan dan dapat menyelenggarakan pendidikan menjadi lebih optimal.

"Melalui kegiatan ini kami harapkan seluruh stakeholder terkait agar secara aktif dan berkesinambungan melakukan peningkatan PAUD sehingga program ini dapat berjalan lancar," harapnya.

Selain kegiatan Pengukuhan Bunda PAUD, Direktur Pembinaan PAUD juga menandatangani prasasti, penandatatanganan komitmen bersama, dan pemotongan pita peresmian Unit Gedung Baru (UGB) PAUD Pembina Yayasan Lina. Kegiatan dihadiri oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kab Bireuen, Camat, Bunda PAUD se-Kab Bireuen, Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI), HIMPAUDI, juga tokoh masyarakat. [rus]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya