Berita

Ilustrasi/The Guardian

Dunia

Serangan Udara Pimpinan AS Tewaskan Puluhan Warga Sipil Somalia

SELASA, 23 JANUARI 2018 | 14:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Puluhan warga sipil terbunuh dan ratusan lainnya luka-luka di Somalia akibat serangan udara pimpinan Amerika Serikat di negara tersebut enam bulan terakhir.

Menurut data yang dirilis The Guardian awal pekan ini, serangan itu dilakukan Amerika Serikat dengan menargetkan kelompok militan al-Shabaab, gerakan ekstrem berafiliasi al-Qaeda. Kelompok ini berjuang untuk mendirikan sebuah negara Islam di Somalia selama lebih dari satu dekade.

Eskalasi serangan merupakan bagian dari strategi kebijakan luar negeri Trump yang lebih luas di Afrika dan Timur Tengah.


Tercatat dalam enam bulan terakhir, ada 34 serangan udara Amerika Serikat di Somalia dalam enam bulan terakhir. Angka ini setidaknya dua kali total untuk keseluruhan tahun 2016.

Dalam data tersebut, Guardian mengumpulkan dan menyelidiki sejumlah laporan serangan udara selama 12 bulan terakhir di Somalia, memeriksa klaim di media lokal dengan pejabat barat dan lokal, staf medis, saksi dan sanak saudara korban.

Dalam lima serangan sejak Juli, lebih dari 50 warga sipil tampaknya telah terbunuh atau terluka. Setidaknya dua pesawat Amerika Serikat yang terlibat. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya