Berita

Trump/Net

Dunia

Survei: Penerimaan Trump 10 Poin Lebih Rendah Dari Presiden AS Terdahulu Di Tahun Pertama Menjabat

SELASA, 23 JANUARI 2018 | 12:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendapatkan 10 poin lebih rendah dari semua presiden Amerika Serikat di tahun pertamanya menjabat.

Hal itu terlihat dari jajak pendapat yang dirilis oleh Gallup awal pekan ini.

Dalam survei tersebut ditemukan bahwa Trump mendapatkan rata-rata 38,4 persen di peringkat persetujuan atas pekerjaannya.


Dengan demikian, mantan bintang reality show itu masuk dalam kategori peringkat persetujuan pekerjaan terburuk sejak tahun 1945, ketika perusahaan jajak pendapat tersebut mulai melakukan perekaman secara teratur.

Angka tersebut jauh lebih rendah dari pendahulunya. Barack Obama di tahun pertama menjabat meperoleh peringkat 57,2 persen, sementara Bill Clinton sebelumnya rata-rata 49,3 persen.

Dimuat Press TV, sejak dia mulai mengemban jabatan tahun lalu setelah kemenangan presiden 2016, Trump telah berjuang dengan peringkat penerimaan yang rendah.

Beberapa ahli berpendapat bahwa alasan semakin turunnya tingkat penerimaan Trump adalah kegagalannya untuk mempertahankan janji kampanye, seperti mencabut Obamacare atau membangun dinding di perbatasan Meksiko. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya