Berita

Rachmawati Soekarnoputri/Net

Hukum

Rachma: Penembakan Kader Prabowo Tidak Ada Unsur Politik, Jangan Adu Domba Gerindra Dan Polri

SENIN, 22 JANUARI 2018 | 16:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Spekulasi yang berkembang mengiringi penembakan Fernando Alan Joshua Wowor di Bogor, Sabtu dinihari (20/1) sudah sampai taraf yang mengkhawatirkan.

Berbagai pendapat yang tidak didasarkan pada fakta di lapangan malah berpotensi menciptakan gesekan di tengah masyarakat.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Rachmawati Soekarnoputri, dalam perbincangan dengan redaksi Senin sore (22/1), meminta agar kasus ini tidak dipolitisir, apalagi sampai membenturkan Partai Gerindra dengan kepolisian.


Fernando yang dikenal sebagai kader Prabowo Subianto tewas ditembak anggota Polri, Briptu Ahmad Ridho, setelah ribut berebut lokasi parkir di Lipps Club, Bogor.

"Perdebatan soal kasus ini sudah di luar konteks. Saya minta jangan dikompor-kompori, jangan dipanas-panasi. Saya jamin, tidak ada unsur politik di balik kejadian itu," ujar Rachma.

Rachma mengatakan dirinya mengamati berbagai pandangan yang berkembang di tengah masyarakat dan khawatir spekulasi yang berkembang itu akan kontraproduktif.

"Ini tahun politik, semua bisa dipolitisir. Tapi hati-hati, ini tidak sehat dan bisa merugikan kita sebagai sebuah bangsa. Jangan benturkan Gerindra dan Polri," demikian Rachma. [rus]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya