Berita

Edi Hasibuan/Net

Hukum

Penembakan Kader Gerindra Jangan Dibawa-bawa Ke Politik

SENIN, 22 JANUARI 2018 | 15:43 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan meminta kasus penembakan terhadap kader Partai Gerindra oleh oknum Brimob Polri jangan dibawa-bawa ke ranah politik.

"Saya berpandangan ini kasus pribadi murni dan tidak ada urusannya dengan institusi. Kasus ini bisa terjadi terhadap siapa saja," kata Edi di Jakarta, Senin (22/1).

Baca: Begini Kronologi Kader Gerindra Tewas Ditembak Anggota Brimob


Edi mengaku ikut prihatin atas insiden penembakan hingga menewaskan kader Gerindra bernama Fernando Alan Joshua Wowor.

"Kita harapkan kasus serupa tidak terulang. Kita harapkan juga ini jadi bahan pembelajaran kepada seluruh jajaran Polri agar hati-hati menggunakan senjata api," ungkap mantan anggota Kompolnas ini.

Atas insiden ini, Edi meminta kepada Polri agar mengusut tuntas kasusnya dan memproses siapa saja yang terlibat melanggar hukum.

"Kami minta baik oknum Brimob yang menembak dan pelaku yang mengeroyok anggota Brimob hingga luka parah, sama-sama diproses demi terwujudnya keadilan untuk kedua belah pihak," harap doktor ilmu hukum ini. [rus]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya