Berita

Zulkifli Hasan/Humas MPR RI

Ketua MPR: Islam Di Indonesia Teladan Toleransi Untuk Dunia

MINGGU, 21 JANUARI 2018 | 13:44 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Umat Islam adalah elemen terbesar di Indonesia maka memiliki tanggung jawab yang besar pula. Melalui elemen-elemen organisasi Islam seperti Dewan Dakwah dan lainnya, umat Islam harus membuktikan bisa seiring sejalan dengan demokrasi.

"Kita harus buktikan itu bahkan juga ke dunia internasional semua bahwa Islam adalah rahmatan lil alamin, Islam adalah rahmat untuk semesta alam. Caranya gimana? ya dengan semuanya bersatu, bersatu untuk maju dalam keberagaman bangsa, saling hormat menghormati, jadilah teladan," kata Ketua MPR RI Zulkifli Hasan usai menghadiri acara Rakernas Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia di Wisma Arga Mulya Kemendikbud, Cisarua, Jawa Barat, kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli Hasan mengajak seluruh elemen Islam dan elemen-elemen masyarakat lainnya di Indonesia merajut kembali Merah Putih apalagi saat ini menghadapi tahun politik yang luar biasa. Semua elemen bangsa harus berupaya menjaga persatuan dengan menolak semua upaya memecah belah, memakai isu SARA, mengadi domba antar sesama.


"Intinya semua elemen bangsa mesti bergandeng tangan, tetap menjaga kebhinnekaan bangsa, tolak segala macam bentuk yang berpotensi merusak sendi-sendi persatuan bangsa, dan saya meminta masyarakat dalam tahun politik ini hati-hati jangan hutang budi, jauhi politik uang, memilih harus dengan kesadaran penuh pelajari calon-calonnya secara seksama," ujarnya.

Ia juga berharap agar masyarakat bijak dalam memilih, perhatikan rekam jejak calon dan keberpihakan kepada rakyat.

"Apakah calon itu sungguh-sungguh membawa kebaikan, apakah bisa diyakini amanah, apakah betul-betul anti dan tidak melakukan korupsi, apakah calon itu bisa melakukan perubahan yang lebih baik," paparnya.

"Nah jika semua sudah, berdoalah kepada Allah SWT minta petunjuk baru tentukan pilihan. Kalau itu dilakukan maka percayalah kita akan mendaatkan pemimpin yang baik, yang amanah, yang tidka korupsi dan berpihak selalu kepada rakyat, yakini itu.  Jika kita memilih dengan nilai luhur maka akan terpilih pemimpin yang memiliki nilai luhur juga," tandasnya.[wid]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya