Berita

Agung Budi Maryoto/Net

Nusantara

PILGUB JABAR

Kapolda Jabar: Wajib Bagi Anggota Polri Netral Di Pilkada

SABTU, 20 JANUARI 2018 | 13:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Agung Budi Maryoto menegaskan bahwa jajaran anggota Polri di Polda Jabar netral dalam Pilkada 2018.

Hal tersebut diungkapkan jenderal bintang dua itu di hadapan 2 ribu anggota Polri yang hadir dalam apel Polisi Sejuta Kawan, di Lapangan Gasibu Bandung, Kota Bandung, Jabar (Sabtu, 20/1).

"Kami memastikan bahwa Pilkada Serentak 2018 ini kami netral, dan siap mengamankan jalannya pesta demokrasi hingga selesai," paparnya usai apel kepada wartawan.


Seperti dilansir dari RMOLJabar.com, gerakan Polisi Sejuta Kawan ini akan dijalankan seluruh anggota Polri di Jabar untuk mensukseskan Pilkada aman.

"Program Polisi Sejuta Kawan, Polisi akan mendatangi masyarakat, calon kepala daerah, KPU sebagai penyelenggara, untuk menjelaskan tugas dan fungsi Polri saat pelaksanaan pilkada. Jadi, wajib bagi anggota Polri netral," jelasnya.

Selain itu, pemaparan tentang hal-hal yang dilarang selama pilkada, seperti saat kampanye juga akan dipaparkan.

"Anggota Polri harus memantau adanya black campaign, penyebaran isu SARA, kabar hoax harus dijelaskan ke masyarakat, calon kepala daerah, bahwa hal itu dilarang," papar Kapolda. [rus]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya