Berita

Politik

Fornas Bhinneka Kerahkan Kader Pantau Pilkada 2018

SELASA, 16 JANUARI 2018 | 13:07 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Sebanyak 171 daerah akan menggelar pilkada di 2018. Semua pihak baik dari daerah hingga pusat harus bekerja ekstra untuk bisa menjaga ketertiban dan kelancaran pelaksanaan pilkada, sehingga potensi perpecahan bisa dihindarkan.

Begitu kata Sekretaris Jenderal Forum Nasional (Fornas) Bhinneka Tunggal Ika, Ika Taufan Hunneman dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Selasa (16/1).

Untuk itu, Taufan juga meminta kepada masyarakat untuk bisa menghargai perbedaan pendapat selama pilkada berlangsung, sehingga bisa meminimalisir konflik.


"Semua warga selayaknya saling menghargai perbedaan pendapat dan tidak menimbulkan konflik sesama anak bangsa agar pelaksanaan pilkada dapat berjalan dengan lancar," imbaunya.

Sementara kepada penyelenggara pesta demokrasi, Fornas Bhinneka Tunggal Ika berharap agar sosialisasi kepada warga ditingkatkan agar masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat.

Selain itu, para pendukung pasangan calon juga tidak boleh melakukan cara-cara politik kotor.

"Baik money politic ataupun menggunakan isu SARA untuk tujuan politik yang berpotensi merusak kerukunan, keutuhan NKRI," sambung Taufan.

Adapun sebagai bentuk kontribusi nyata, Fornas Bhinneka Tunggal Ika akan menurunkan para kader, mulai dari tingkat DPD hingga DPC untuk memantau penyelenggaraan pilkada.  

"Fornas bisa ikut menjaga pilkada dengan memantau, memonitor serta bertindak agar pemyelenggaraan pilkada maupun para calon menjadikan pilkada sebagai kompetisi gagasan, konsep dan success story. Dengan demikian maka diharapkan ada partisipasi aktif dari seluruh elemen Fornas dimanapun berada," tutupnya. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya