Berita

PKI/net

Politik

MS Ka'ban: Tetap Waspada Komunisme!

SENIN, 15 JANUARI 2018 | 22:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Tokoh nasional MS Ka'ban mengatakan ideologi apapun sejatinya tidak akan pernah mati termasuk komunisme. Ideologi akan tetap hidup menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Menurut mantan Menteri Kehutanan itu, dalam konteks Indonesia, gerakan komunisme PKI akan bangkit atau tidak tergantung pada sejauh mana tingkat persoalan sosial di masyarakat. Seperti menyangkut dua hal: kemiskinan dan kesenjangan.

"Kedua hal ini bisa menjadi pintu untuk propaganda komunis itu sendiri," ujar Ka'ban melalui keterangan tertulis, Senin (15/1).


Ka'ban yang juga politisi senior PBB ini mengimbau semua pihak, pemerintah, TNI/Polri, tokoh dan rakyat tidak boleh lengah sedikit pun terhadap gerakan komunisme.

"Karena apa, bisa jadi ada suatu kekuatan tertentu dengan menginternasionalisasi isu komunisme ini. Semua harus waspada," ajak dia.

PKI, walaupun telah dilarang dengan TAP MPRS 1996, yang notabene sampai saat ini masih berlaku, namun kewaspadaan mutlak diperlukan.

"Luka sejarah yang ditimbulkan masih cukup dalam, belum sembuh," terang Ka'ban.

Saat ini, lanjut dia, di berbagai daerah seperti kejadian terakhir di Banyuwangi, Jawa Timur melalui aksi-aksi di jalan dengan membawa simbol 'palu arit', bisa saja adalah bagian dari propaganda.

"Dijadikan bibit persemaian ideologi serta untuk menunjukan eksistensi. Jadi tanda-tanda kebangkitan itu memang ada, kasus Banyuwangi itu bagian kecil dari awal kebangkitan PKI," tutup Ka'ban. [san]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya