Berita

Politik

Mahar Pilkada Akan Hasilkan Program "Balik Modal"

JUMAT, 12 JANUARI 2018 | 11:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ribut-ribut mahar politik dalam ajang pilkada yang saat ini menerpa Partai Gerindra disinyalir hampir terjadi di semua partai politik.

"Hampir semua partai politik yang ada saat ini melakukan 'pengemisan' kepada calon yang mereka dukung dengan seribu alasan," kata pengamat politik dari Labor Institute Indonesia, Andy William Sinaga, Jumat (12/1).

Jelas Andy, mahar politik sama dengan politik dagang sapi yang artinya memperdagangkan dukungan politik.


Kalau ini terjadi, tentu saja calon jadi yang direkom parpol akan membuat program 'balik modal', ujung-ujungnya politik KKN semakin menjamur.

"Menurut saya ini termasuk kategori politik uang yang akhirnya rakyat lah yang menjadi korban," terang Andy.

Maraknya OTT yang dilakukan oleh KPK terhadap para kepala daerah diyakini juga disebebkan karena para kepala daerah tersebut ingin 'balik modal.

"Dan sebagai akibat masih banyaknya praktek politik uang di parpol akan berdampak semakin tingginya tingkat apatisme rakyat terhadap pemilihan dengan golput, karena rakyat merasa hanya sebagai objek penderitaan dari pemilihan," demikian Andy. [rus]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya