Berita

Nusantara

KJRI Jeddah Bantu Calon Jemaah Umrah Yang Terancam Dideportasi

SABTU, 06 JANUARI 2018 | 13:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Peristiwa mengkhawatirkan sekaligus menegangkan sempat dialami oleh salah seorang jemaah umrah asal Kendari, Sulawesi Selatan melalui biro travel haji dan umrah Khalifah Asia Tour.

Hal tersebut dikarenakan, jemaah bernama Marni Subardin yang sempat berangkat pada pemberangkatan pada 3 Januari 2018 dengan penerbangan Garuda Indonesia Group, Citylink pukul 24.00 WIB melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta sempat kehilangan paspor saat terbang menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi.

"Saat sudah di atas pesawat tiba-tiba saya merasa kehilangan paspor, dan langsung melaporkan ke ketua rombongan travel, tentunya ini menjadi masalah setiba di Bandara King Abdul Ajiz, otoritas bandara dalam hal ini imigrasi Arab Saudi menolak masuk saya sebagai calon jemaah umrah," ujar Marni dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (6/1).


Merasa kehilangan paspor, Marni dan pihak travel pun meminta bantuan kerjasama dengan KJRI yang berada di Jeddah agar menemukan solusi dan terhindar dari deportasi.

"Dengan cekatan tim langsung bergerak ke Airport King Abdul Aziz sambil didampingi oleh pihak KJRI Jeddah untuk melakukan diplomasi yang akhirnya dapat ditangguhkan deportasi," terangnya.

Dan setelah melakukan proses penelusuran panjang akhirnya paspor dapat ditemukan oleh pihak Garuda Indonesia Group, City Link, dan dilakukan proses pengiriman langsung dengan penerbangan tercepat.

"Setelah mendapat konfirmasi bahwa paspor tersebut ditemukan pihak Garuda, malam langsung melakukan pengiriman  ke Jeddah melalui penerbangan Garuda dengan nomor GA 980. Saya bersyukur ibadah dapat terus dilangsungkan," kata Marni. [rus]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya