Berita

Foto/Net

Nusantara

Nasdem Usung Mantra-Kerta Di Pilkada Bali

KAMIS, 04 JANUARI 2018 | 16:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai Nasdem secara mengusung Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan I Ketut Sudikerta sebagai calon gubernur dan wakil gubernur di Pilkada Bali 2018.

Surat rekomendasi persetujuan pasangan Mantra-Kerta diserahkan Sekretaris Jenderal DPP Partai Nasdem, Johnny G Plate, di kantor DPP Partai Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Kamis (4/1).

"Keputusan Nasdem tentang persetujuan pasangan calon gubernur Bali dan calon gubernur dan wakil gubernur Provinsi Bali, menyerahkan model B1.KWK kepada Mantra-Kerta untuk mendaftarkan ke KPU  Bali," kata Plate.


Majunya Mantra-Kerta di pilkada serentak Provinsi Bali diusung oleh Koalisi Rakyat Bali (KRB) dari enam partai politik. Masing-masing Partai Nasdem, Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai PKS dan PBB.

"Dari koalisi rakyat Bali, mudah-mudahan menjadi role model pemimpin dan menjadi yang terdepan menuju tingkat kesejahteraan yang lebih baik di Bali," kata Plate.

Menurut Plate, di dalam manifesto politik Nasdem, dalam perhelatan pemilu, termasuk pilkada di dalamnya tidak boleh hanya menjadi rutinitas sirkulasi kekuasaan. Namun, harus menjadi pemilu yang berkualitas dan menjadi role model bagi pelaksanaan pilkada di daerah lainnya.

Calon Gubernur Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra berjanji akan melakukan banyak terobosan dan perubahan jika dipercaya masyarakat Bali untuk memimpin.

"Pemerataan kesejahteraan harus dilakukan. Harus ada terobosan dan perubahan yang signifikan di Bali," kata Mantra yang hadir di DPP Nasdem.

Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra merupakan kandidat yang masih mengemban jabatan sebagai walikota Denpasar, Bali. Sedangkan I Ketut Sudikerta merupakan wakil gubernur Bali periode 2013-2018. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya