Berita

Zainal Bintang/Net

Politik

Zainal Bintang: Jangan Biarkan Airlangga Hartarto Jalan Sendiri Benahi Golkar

Dukung Golkar Keluar Dari Pansus
KAMIS, 04 JANUARI 2018 | 13:27 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto (AH) dipandang perlu segera mengambil langkah cepat dan berani terkait dengan upaya AH untuk menaikkan kembali citra partai berlambang beringin.

Langkah cepat dan berani itu tentunya yang bertujuan memperkuat kembali citra Golkar. Langkah itu mutlak dilakukan AH dalam minggu-minggu ini.

"Saya sepakat dengan tuntutan mayoritas kader Golkar bahkan suara publik yang menghendaki Golkar segera keluar dari Pansus Angket KPK di DPR," kata politisi senior Golkar Zainal Bintang, Kamis (4/1).


Bintang yang juga anggota Dewan Pakar Golkar itu menjelaskan bahwa di tahun tahun politik saat ini, Golkar harus lebih serius lagi mengencangkan tensinya mengedepankan program-program yang langsung dirasakan oleh rakyat kecil.

"Terus terang keberadaan Pansus Angket KPK tidak ada manfaatnya bagi rakyat kecil. Tidak ada manfaatnya bagi Golkar. Bahkan tidak ada manfaatnya bagi bangsa," tukas Bintang.

Pansus Angket KPK telah menyimpang dari tujuan luhurnya. Lebih pada menjadi upaya konsentrasi amunisi subyektif petualang politik, yang berpredikat anggota dewan yang terhormat di Senayan.

"Manuvernya lebih menonjol terlihat untuk melemahkan KPK," sambung wartawan senior itu.

Dalam lima pernyataan politik Golkar hasil Munaslub 2107, adalah pada poin kedua yang dengan tegas berbunyi: "dalam rangka mewujudkan penyelenggara negara yang bersih dan bebas korupsi, Partai Golkar mendesak aparat penegak hukum, Polri, Kejaksaan dan KPK untuk bersinergi dalam pemberantasan korupsi secara adil, tidak tebang pilih, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia. Sejalan dengan itu, Partai Golkar tidak setuju terhadap setiap upaya yang bertujuan melemahkan KPK".

"Harus diingat, pernyataan tegas tersebut adalah hasil kesepakatan peserta Munaslub Golkar dari seluruh Indonesia. Olehnya itu saya menggugah kesadaran dan semangat seluruh kader Golkar yang pro dengan tekad 'bersih' yang dicanangkan AH," tegas Bintang.

Seluruh slagorde keluarga besar Golkar, diminta dengan tegas agar satu suara dan aklamasi mendukung langkah-langkah konstruktif yang diambil AH. Jangan dibiarkan AH jalan sendiri membenahi Golkar untuk menciptakan sikon politik yang kondusif di Tanah Air.

"Enggak fair dong membiarkan AH sendirian melawan sisa gurita jahat dalam tubuh Golkar maupun di belantara politik Indonesia now," kata Bintang, wakil ketua Dewan Pertimbangan Ormas MKGR itu. [rus]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya