Berita

Net

Hukum

Ukir Sejarah Baru, KPK Tetap Perlu Didukung

MINGGU, 31 DESEMBER 2017 | 17:16 WIB | LAPORAN:

Kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi disebut telah mengukir sejarah baru di tahun 2017 ini. Salah satunya keberhasilan melakukan pengungkapan kasus melalui 19 kali operasi tangkap tangan (OTT).

"Di tahun 2017 ini tentu kita harus angkat topi pada ujung tombak dan harapan kita dalam memberantas korupsi," ujar pengamat hukum Universitas Diponegoro (Undip) M. Mirza Harera saat dihubungi, Minggu (31/12).  

Dari 19 OTT, KPK berhasil menjerat sebanyak 72 orang tersangka. Menurutnya, jumlah itu menjadi yang terbanyak sepanjang kerja lembaga anti rasuah.


"KPK telah menetapkan setidaknya 72 tersangka, dan angka tersebut juga tertinggi sejak KPK dibentuk 2003 silam," kata Mirza.
 
Namun begitu, kerja KPK ke depan perlu lebih ditingkatkan dalam menuntaskan praktik korupsi di Indonesia. Juga dalam menghadapi persoalan-persoalan yang mendera.

"Dukungan semua pihak terutama amat diperlukan oleh KPK dalam menjalankan tugasnya," demikian Mirza. [wah] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya