Berita

Hukum

Mantan Polisi Kurir Ganja Ditembak Di Singkrak

KAMIS, 28 DESEMBER 2017 | 16:12 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Mantan anggota Polres Langsa, Nangro Aceh Darussalam, Brigadir Fachrur Rozi terpaksa dihadiahi timah panas oleh jajaran Polres Solok Kota, Sumatera Barat, saat menyelundupkan 90 kilogram ganja.

Kapolres Solok Kota AKBP Donny Setiawan menjelaskan, pengungkapan ini berawal dari adanya informasi pengiriman barang haram tersebut dari Aceh melalui jalur darat.

"Pelaku menggunakan mobil Toyota Rush warna silver bernomor polisi BA 1635 RN," kata Donny dalam keterangan tertulisnya yang diterima Wartawan di Jakarta, Kamis (28/12).


Setelah itu, lanjut Donny, jajarannya melakukan penghadangan di wilayah Biteh Nagari Kacang Kecamatan Singkarak pada Rabu 27 Desember 2017. Namun pelaku melakukan perlawanan dengan menabrakan mobilnya ke arah petugas.

"Tersangka juga sempat melemparkan barang bukti satu dus berisi 20 paket besar ganja," terang Donny.

Sehabis menabrak petugas, lanjut Donny, tersangka melarikan diri ke wilayah Jorong Lembang Nagari Singkarak. Kemudian saat di Pos Pengamanan Dermaga Singkarak, personel polisi lainnya kembali melakukan penghadangan. Alhasil, polisi melumpuhkan tersangka dengan timah panas.

"Tersangka dilumpuhkan dengan tembakan ke arah kaki saat tersangka mencoba melarikan diri ke sawah," tambah Donny.

Saat digeledah, Polisi menemukan dari mobil tersangka sebanyak 70 paket besar ganja. Total barang haram yang diamankan dari tersangka seberat 90 kilogram.

"Total barang bukti ganja yang diamankan kurang lebih 90 kilogram," terang dia.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya