Berita

Laode Muhammad Syarif/RMOL

Hukum

KPK Janji Tetap Tindak Lanjuti Kasus Lama Di 2018

KAMIS, 28 DESEMBER 2017 | 00:15 WIB | LAPORAN:

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tahun 2018 mendatang akan terus menindaklanjuti kasus-kasus lama yang belum terselesaikan pada tahun sebelumnya termasuk tahun 2017.

"Tunggakan kasus yang lama itu pasti akan kami tindak lanjuti," kata Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (27/12).

Menurutnya saat ini tidak ada dugaan kasus yang baru yang terburu-buru untuk diselesaikan seperti halnya dengan operasi tangkap tangan.


Laode menambahkan bahwa penyelesaian OTT tidak dapat ditunda karena waktu benar-benar terjadi.

"Tidak ada dugaan kasus yang baru sehingga kita pikirkan priority-priority yang sesuai, karna kalau misalnya OTT itukan tidak bisa ditunda, waktunya itu kan betul-betul terjadi," tukasnya.

Masih ada beberapa kasus yang sampai saat ini belum diselesaikan oleh KPK, namun demikian KPK tetap meneliti ekor kasus tersebut pada bagian penindakan serta pengaduan masyarakat.

Selama 2017, KPK menangani 114 kasus di tingkat penyelidikan, 118 kasus di tingkat penyidikan, dan 94 kasus di tingkat penuntutan. Kasus-kasus itu baik kasus baru maupun sisa penanganan perkara pada tahun sebelumnya.

Di samping itu, dalam setahun ini, KPK melakukan eksekusi terhadap 76 putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya