Berita

Hukum

Alasan Cuti, Plt Dirut BJB Syariah Tidak Penuhi Panggilan Bareskrim

JUMAT, 22 DESEMBER 2017 | 18:52 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank Jabar Banten Syariah, Yoice Gusman (YG), mangkir dalam panggilan penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri.

Sejatinya, YG bakal diperiksa untuk pertama kali sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kredit fiktif BJBS untuk pembiayaan pembelian kios pada Garut Super Blok kepada debitur atas nama PT. Hastuka Sarana Karya.

Penetapan tersangka ini dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara pada Senin 20 November 2017.


"Kami sudah berkirim surat (panggilan) dan sudah ditunggu-tunggu yang bersangkutan enggak hadir," kata Kasubdit V Ditipidkor Bareskrim Polri, Kombes Pol Widoni, Jumat (22/12).

YG tidak memenuhi panggilan dengan alasan tengah berlibur setelah mengambil cuti tahunan. Penjelasan itu disampaikan oleh pengacara dari YG.

"Dari lawyernya menyampaikan ada cuti ya," ucap Widoni.

Menurut Widoni, alasan cuti sebenarnya tidak bisa diterima. Sebaliknya, tersangka seharusnya bisa leluasa hadir dalam pemeriksaan lantaran sedang tidak bekerja.

"Ini di KUHAP enggak boleh (mangkir)," tambah Widoni.

Dalam kasus ini, selama periode Oktober 2014-Juni 2015, PT Bank Jabar Banten Syariah (BJBS) memberikan fasilitas pembiayaan kepada debitur atas nama PT. Hastuka Sarana Karya untuk pembeliam kios pada Garut Super Blok dengan plafon sebesar Rp 566,45 miliar. [ald]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya