Berita

Net

Hukum

KPK Limpahkan Berkas Dirjen Hubla Ke Jaksa

KAMIS, 21 DESEMBER 2017 | 22:37 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi melimpahkan barang bukti dan tersangka kasus suap di lingkungan Ditjen Hubungan Laut Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Budiono (ATB) ke jaksa penuntut.

"Pada hari ini tanggal 21 dilakukan pelimpahan barang bukti dari tersangka Dirjen Hubla Kemenhub ATB terkait tindak pidana suap perizinan dan pengadaan proyek-proyek di lingkungan Ditjen Hubungan Laut tahun anggaran 2016 sampai 2017," jelas Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha di kantornya, Jakarta, Kamis (21/12).

Menurutnya, dalam kurun 14 hari, berkas perkara ATB sudah bisa dilimpahkan ke pengadilan.


"Maksimal 14 hari ke depan berkasnya akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Jakarta," ujar Priharsa.

KPK melimpahkan barang bukti setelah memeriksa 70 orang saksi. ATB diduga menerima suap dari Komisaris PT Adhiguna Keruktama Adiputra Kurniawan. Namun demikian, dalam pengembangan penyidikan, KPK menduga Adiputra tidak hanya memberi suap terkait proyek di Semarang.

Khusus Adiputra, KPK telah menyelesaikan berkas perkaranya dan telah dilimpahkan ke jaksa. Dalam waktu dekat, Adiputra akan menjalani proses sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta. [wah] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya