Berita

Olahraga

Berharap Dream Team Dari Kejurnas Inkado

RABU, 20 DESEMBER 2017 | 03:28 WIB | LAPORAN:

Sebanyak 1.500 karateka dari 34 provinsi memastikan diri ikut serta dalam Kejuaraan Nasional Karate-Do ( Inkado) yang digelar selama dua hari,18-20 Desember di Kementerian Kehutanan, Senayan, Jakarta.

Kejurnas Inkado ini akan mempertandingkan kategori kelas pemula, kadet, U-21, senior dan antar master usia 40-60 tahun.

"Kejurnas ini sebagai salah satu pola pembinaan dan pengembangan prestasi potensi atlet Inkado dari seluruh Indonesia. Kejurnas ini juga untuk membangun karakter karateka," ujar Ketua Umum Pengurus Pusat Inkado, Siti Nurbaya Bakar, Msc kepada wartawan.


Dia berharap, dari Kejurnas ini akan lahir atlet-atlet pilihan yang bisa masuk ke dalam tim pelatnas karate Asian Games.

"Kita berharap selain akan muncul atlet-atlet baru seperti Ceyco Zefanya yang sudah meraih medali emas di Kejuaraan dunia  karate junior Cadet dan U-21," harapnya.

Ceyco, menurutnya, aset Inkado yang sudah diplot masuk skuad tim karate Asian Games 2018.

Sementara itu, Sekjen PP Forki, Lumban Sianipar juga berharap kejurnas ini bisa melahirkan atlet- atlet potensial untuk disumbangkan memperkuat skuad Asian Games.

"Harapan saya Inkado bisa menyumbangkan atletnya menjadi atlet pelatnas Asian Games.  Saya berharap tim AG tidak didominasi oleh salah satu perguruan saja," sebutnya.

Ketua pelaksana Yusran Arif menambahkan, nantinya akan dibentuk "Dream Team" dari para juara dari kejurnas ini untuk mewakili Inkado di berbagai kejuaraan nasional.

"Ini menjadi kejurnas pertama Inkado di bawah kepemimpinan Siti Nurbaya dan menjadi yang terbesar," ujar Yusran.

Inkado juga bekerja sama dengan Universitas Mercu Buana (UMB) yang akan memberikan beasiswa kepada atlet juara pertama dengan tingkat usia 15-18 tahun.

Ia mengatakan, Inkado bukan hanya mencetak atlet berprestasi emas namun juga berkarakter emas. Dan, itu bisa didapat melalui pendidikan.

"Jadi, kami ingin atlet karate kita juga mempunyai pendidikan yang tinggi," ujarnya. [sam]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya