Berita

Bandara Trunojoyo/Net

Politik

Perluasan Bandara Trunojoyo Di Madura Ditarget Selesai 2019

SENIN, 09 OKTOBER 2017 | 06:52 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Konektivitas antar daerah menjadi fokus kerja pemerintahan Jokowi-JK. Atas alasan itu juga saat ini sejumlah infratsruktur mulai dari jalan, jembatan, pelabuhan, sampai dengan bandara terus dibangun dan dikebut.

Seperti pengembangan Bandar Udara Trunojoyo Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur yang terus dikebut demi memberikan konektivitas yang muda bagi 4 juta penduduk Pulau Madura.

Presiden Jokowi bahkan mengapresiasi Kementerian Perhubungan yang telah memperpanjang landasan Bandara Trunojoyo dari 1.100 meter menjadi 1.600 meter sehingga pesawat komersial kelas ATR sudah dapat mendarat sejak minggu lalu di bandara ini.


Namun demikian, Presiden terus memerintahkan Menteri Perhubungan untuk mengembangkan Bandara Trunojoyo sehingga dapat digunakan oleh pesawat yang lebih besar lagi. Menurutnya, Pulau Madura memiliki potensi ekonomi dan mobilitas tinggi bepergian ke berbagai destinasi.

"Harus diperpanjang lagi agar dapat digunakan pesawat yang lebih besar," ujar Jokowi saat meninjau Bandara Trunojoyo, Minggu (8/10).

Sementara itu, Menteri Budi Karya Sumadi yang mendampingi Jokowi menjelaskan bahwa diperlukan perpanjangan landasan hingga mencapai 2.250 meter dan lebar 45 meter agar dapat digunakan oleh pesawat jet. Sementara panjang landasan saat ini dari 1.600 meter dan lebar 30 meter.

"Perluasan terminal ini tidak dapat diselesaikan sekaligus, tapi melalui pentahapan. Tahap 1 seluas  800 meter persegi, tahap 2 seluas 1.160 meter persegi dan tahap 3 seluas 2.139 meter persegi," ucap Budi.

"Semuanya akan selesai tahun 2019," tutup Budi sebagaimana siaran pers dari Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media, Bey Machmudin. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya